Pidato Dr.(HC) Drs.H.Mohammad Hatta di KMB





Judul Video:Pidato Dr.(HC) Drs.H.Mohammad Hatta di KMB
Pengunggah:Aryo Wirjowidjojo
Diunggah:13 Agustus 2018
Jenis: Hitam Putih
Durasi:2:34 menit
URL:https://www.youtube.com/watch?v=0acPKaJNkCc
Lokasi Pidato:Den Haag, Belanda
Peristiwa:Konfrensi Meja Bundar
Tanggal:27 Desember 1949


Tuan Ketua,.

Apabila kita sekarang, berkumpul di keliling Meja Bundar ini maka segala pehak pasti mempunyai keyakinan bahwa permusyawaratan kita disini harus mencapai wujudnya yaitu penyerahan kedaulatan yang penuh dan nyata kepada Bangsa Indonesia dengan tiada bersyarat. Akhirnya setelah empat tahun berunding dan bertempur dengan pengorbanan jiwa dan harta yang tidak sedikit yang sebenarnya sangat berguna bagi pembangunan masyarakat dan produksi maka terbukalah fikiran bahwa penyelesaian yang cepat harus dicapai.


Pengalaman yang pahit dimasa yang lampau memberi kenyataan bahwa hanya satu-satunya jalan untuk menyelesaikan soal Indonesia ialah penyerahan kedaulatan dengan tidak bertangguh. Kisah perundingan dimasa yang lampau, memberi kenyataan bahwa pokok.. terpotong

... hendaklah Indonesia sudah merdeka, Republik Indonesia Serikat telah berdiri diperlengkapi dengan kedaulatan yang penuh dan nyata. Ini adalah suatu tuntutan psikologi masa yang tak boleh kita abaikan. Suatu soal irasionalisme memang, tapi jangan disia-siakan.

Tuan Ketua yang terhormat, saya berpendapat, manalah kita yang berunding disekeliling Meja Bundar ini, dengan sunguh-sungguh mahu mencari penyelesaian dalam soal Indonesia, yang akan berakhir dengan penyerahan kedaulatan yang penuh dan nyata dan tidak bersyarat. Maka kita harus memusatkan minat kita terhadap kepentingan masa datang dari pada bangsa kita kedua belah pehak.
Apabila pandangan kita dipusatkan ke situ, maka pertikaian faham amat akan kecil sekali dan maksud Konfrensi Meja Bundar ini akan lekas terselenggara. Empat tahun lamanya rakyat kita timbal balik hidup dalam persengketaan dengan merasa dendam dalam hati. Empat tahun lamanya kita berjuang dan berbunuh-bunuhan mengorbankan jiwa dan harta dengan percuma. Marilah kita sekarang memulai sejarah baru di atas dasar damai dan kerjasama.

Bangsa Indonesia dan Bangsa Belanda kedua-duanya akan memperoleh bahagianya. Anak cucu kita, angkatan kemudian akan berterima kasih kepada kita. Moga-moga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati pekerjaan kita pada Konfrensi Meja Bundar ini.

Sekianlah dan Terima kasih

Mohon  maaf apabila terdapat kekurangan pada transkripsi ini.

Juga telah dimuat di https://ordinarymanjournal.wordpress.com
































Komentar