Dusta itu Dosa


Ilustrasi Gambar: Disini
Pada suatu hari tatkala kami tengah pulang ke rumah orang tua kami, tatkala sedang duduk-duduk dengan dikawani pisang goreng datanglah kamanakan kami yang masih kanak-kanak. Sambil bersungut Si Buyuang berkata “Mak Etek, dusta ini dosa kan..?!”

Kami terkejut tiba-tiba ditanya, kami perbaiki duduk kami “Benarlah yuang, ada apa kiranya..?”

“Tak ada mak Etek, kapatang (kemaren) bunda juga bercakap perkara yang sama; tak boleh berdusta nanti engkau masuk neraka.. kata bunda..” adunya kepada kami.

“Benarlah kata bunda engkau itu buyuang..” tambah kami.

Selesai kami berucap demikian, tampaklah berubah oleh kami air muka si buyuang ini “Namun mak etek, tapi sebentar ini bunda baru saja berdusta kepada kami. Kenapa bunda berdusta padahal bunda sudah tahu kalau berdusta itu dosa. Dapat masuk neraka kita dibuatnya kalau berdusta itu..”


Kami tersenyum dalam hati, memanglah demikian adanya pada masa sekarang. Sudah tahu perbuatan yang kita lakukan itu salah namun kebanyakan orang sekarang masih gemar melakukannya. Salah satunya ialah berdusta, sudah tahu dusta itu dosa namun masih suka juga berdusta.

Terutama untuk meraih kekuasaan..

Tak malukah kepada kanak-kanak ini…

Komentar