![]() |
| Ilustrasi Gambar: Disini |
Kami terkejut tiba-tiba ditanya, kami perbaiki duduk kami “Benarlah yuang, ada apa kiranya..?”
“Tak ada mak Etek, kapatang (kemaren) bunda juga bercakap perkara yang sama; tak boleh berdusta nanti engkau masuk neraka.. kata bunda..” adunya kepada kami.
“Benarlah kata bunda engkau itu buyuang..” tambah kami.
Selesai kami berucap demikian, tampaklah berubah oleh kami air muka
si buyuang ini “Namun mak etek, tapi sebentar ini bunda baru saja
berdusta kepada kami. Kenapa bunda berdusta padahal bunda sudah tahu
kalau berdusta itu dosa. Dapat masuk neraka kita dibuatnya kalau
berdusta itu..”
Kami tersenyum dalam hati, memanglah demikian adanya pada masa
sekarang. Sudah tahu perbuatan yang kita lakukan itu salah namun
kebanyakan orang sekarang masih gemar melakukannya. Salah satunya ialah
berdusta, sudah tahu dusta itu dosa namun masih suka juga berdusta.
Terutama untuk meraih kekuasaan..
Tak malukah kepada kanak-kanak ini…

Komentar
Posting Komentar