Kamanakan Durhaka..

Ilustrasi Gambar: Disini
Sungguh kami tiada faham dengan apa yang ada pada kepala setiap orang. Seperti kata orang tua-tua dahulu rambut boleh sama hitam, tulang boleh sama putih, namun hati seseorang tiada yang tahu sedalam apa. Hal demikianlah yang berlaku pada diri salah seorang kawan kami dimana dia berkeluh-kesah perihal kejadian dengan salah seorang mamaknya.

Begini kisahnya;
 Pada suatu malam selepas waktu tarawih, mamak kawan kami ini pulang menengok menantu yang bermalam di rumahnya. Ketika itu kawan kami bersama seluruh keluarga tengah khuyuk menonton berita di tipi satu. Adapun berita yang disampaikan ketika itu perihal kesengsaraan yang dialami oleh saudara kita di Palestina karena mendapat serangan dari Zionis Israel nan biadab itu. Ketika sedang asyik-asyiknya mendengarkan berita maka tiba-tiba berujarlah mamak kawan kami ini dengan sinis “Itulah.. dilawan juga Israel itu. Sudah jelas di belakangnya ada Amerika dan negara Barat lainnya. Sudahlah senjata yang digunakan kalah jauh dibandingkan dengan senjata yang dipunyai Israel..”

Bagaikan tersengat kalo (kalajengking) kawan kami ini dibuatnya, langsung tanpa berfikir dahulu kawan kami ini menjawab “Tu.. hendaknya dibiarkan saja penjajahan Israel ini makdang,,!? ”

“Ya.. engkau tengoklah itu akibatnya kalau melawan Israel..!!” jawab mamak kawan kami ini acuh.


Betapa panas sudah kepala kawan kami ini, kecewa dengan pendapat makdangnya yang merupakan pemimpin keluarga. Maka dijawablah dengan nada kurang senang oleh kawan kami ini “Itu lebih baik, daripada dibiarkan saja orang menjajah negeri kita. Cacing yang lemahpun apabila diinjak akan mangalinjang, Apatah ini manusia..”

Akhirnya mamak kawan kami ini diam, mungkin segan untuk menjawab karena di rumah mereka ketika itu orang sedang ramai ada dunsanak dan kamanakannya serta menantu yang tengah bermalam. “Sungguh terlalu makdang kami itu, sedih hati kami mendapati pendapat beliau yang demikian itu..” kata kawan kami.

Memanglah mamak kawan kami ini jenis orang yang Fanatik Terhadap Pemerintah. Apabila hendak puasa dan beraya maka akan mengikuti pengumuman dari pemerintah, apabila terjadi pertikaian maka makdang kawan kami ini akan dengan setia menyalak, mencaci maki Muhammadiyah yang memutuskan untuk berlainan. Padahal keluarga mereka merupakan keluarga Muhammadiyah “Kita mesti mengikut Amirul Mukminin…!!” perintahnya.

Perintah yang mendapat jawaban diam dari keluarga kawan kami ini, perintahnya hanya berlaku di rumah anaknya. Namun di rumah kamanakannya (di rumah kawan kami) perintahnya diabaikan “Raja adil – raja disembah. Raja lalim – raja disanggah..” jawab kawan kami tatkala kami tanyai perihal pertentangan ini.

Kami tiada dapat membayangkan bagaimana nantinya nasib Umat Islam di negara ini apabila Si Sani[1] yang terpilih menjadi Amirul Mukminin Makdang kami itu..” kesahnya pada suatu hari.

Memanglah demikian, akan gawa nasib Umat Islam di negara ini apabila Si Sani itu yang menjadi presiden di republik ini. Tentulah akan dibukanya Kedutaan Besar di Tel Aviv dan demikian pula Negara Zionis itu juga akan membuka pula Kedutaan Besar di Ibu Republik.

Terdapat satuhal yang membuat geram hati kami tatkala tak sengaja menonton sebuah acara di televisi. Pada acara tersebut, salah seorang artis muda nan jelita dimintai pendapatnya perihal kejadian di Palestina. Si artis menyampaikan rasa penyesalan dan dukanya terhadap rakyat Palestina sembari menyampaikan kekecewaannya terhadap orang-orang yang memposting foto-foto kekejian Israel di Gaza. Katanya “Saya harap foto-foto tak patut dan tak berkemanusiaan itu segera di hapus dari postingan para pengguna fesbuk..

Bagi artis muda nan jelita ini, foto-foto kekejian Israel di Gaza-Palestina ialah tak patut akan tetapi foto pamer aurat dengan pose serupa perempuan Lonte ialah patut dan mesti dihargai karena merupakan bagian dari KEBEBASAN. Kebebasan berekspresi sekaligus karena tubuh perempuan merupakan salah satu wujud dari keindahan seni.. Na’uzibillah..

Demikianlah engku dan encik sekalian..Semoga kawan kami pandai dalam menahan diri untuk tidak berifat durhaka kepada mamaknya, walaupun dia berada dalam keadaan yang benar, amin..
______________________________
* 13 Juli 2014

[1] Mengacu kepada nomor urut pemilihan

Komentar