Cinta itu kembali menghampiri

Ilustrasi Gambar: Internet*
Ilustrasi Gambar: Internet*
Hari kemerdekaan tanggal tujuh belas Agustus tahun ini kami tiada ikut upacara, kami mendapat izin untuk tidak hadir dikarenakan isteri kami yang tangah menanti hari saja untuk melahirkan. Bersyukur kami.

Walaupun demikian, kami merasa ada yang lain pada peringatan tahun ini. Telah bertahun-tahun lamanya kami tiada merasakan getar-getar di hati tatkala lagu kebangsaan dikumandangkan, ketika bendera dinaikkan, dan ketika hormat diberikan. Sudah semenjak lama, mungkin semenjak kami masih bersekolah dahulu. Ketika upacara bendera setiap hari Senin diikuti dengan penuh rasa keterpaksaan. Ditambah lagi dengan agama kami yang kami anggap dizhalimi oleh pihak yang berkuasa.


Itu dahulu, ketika kami belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai negara ini. Sekarang, ketika mata batin kami telah terbuka akan hakikat nan sebenarnya perihal bangsa, pemerintah, dan rezim yang memegang tampuk kekuasaan, lain ceritanya.

Entah kenapa, hati kami bergetar ketika mendengar lagu kebangsaan dikumandangkan. Apakah itu cinta?

Kami terkenang dengan cemoohan orang tua kami dahulu “Engkau ingat shalat, ingat mengaji hanya ketika engkau sedang dilanda kesusahan saja. Pabila tidak, tak terdengar suara buruk engkau itu mengumandangkan Ayat Allah..!”

Demikian pulalah dengan yang kami alami sekarang? Ketika kami sadar negara ini sedang berada dalam bahaya ancaman besar, ketika kata-kata “KEMERDEKAAN” merupakan suatu dusta yang ditelan bulat-bulat oleh rakyat di republik yang kami cintai ini. Ketika raja yang memerintah merupakan raja boneka seperti yang kami baca pada tarikh-tarikh sejarah masa lalu negara ini. Dimasa sulit ini, Allah Ta’ala menerbitkan kembali rasa cinta itu di hati kami.

Terkenang dengan masa kanak-kanak ketika kami dengan riang gembira memasang bendera merah putih di kareta[1] kami. Bangga melihat ia berkibar-kibar ditiup angin..

*https://ririsatria40.wordpress.com/2013/08/19/catatan-di-hari-kemerdekaan-17-agustus-2013/
[1] Sepeda

Komentar