Kami rasa pernah mendengar judulnya sebelum ini sebab terdengar familiar Big Little Lies, mungkin karena sudah ditayangkan pada tahun 2017 di stasiun TV HBO. Berbeda dengan sinetron Indonesia yang memiliki eposide panjangnya antah barantah, serial drama dari Amerika ini memiliki 7 (tujuh) episode pada musim pertama.
Cerita berpusat pada lima orang perempuan yakni Jane, Madeline, Celeste, Bonnie, & Renata. Kelima perempuan ini disatukan oleh anak mereka yang bersekolah di sekolah dasar yang sama. Konflik mulai pecah ketika anak perempuan Renata menuduh Ziggy yang merupakan anak laki-laki Jane telah membullynya. Hal tersebut membuat ketegangan diantara para orang tua.
Pertikaian ini akhirnya berpolarisasi kepada dua kelompok yakni kelompok Jane, Madeline, dan Celeste serta Renata dilain pihak. Adapun Bonnie tampak agak lebih dekat dengan Renata. Sebenarnya tanpa adanya ketegangan diantara anak-anak, para orang tua mereka juga sudah tidak akur sebelumnya. Dimana Madeline yang terkenal nyinyir dan suka ikut campur urusan orang lain tidak begitu disukai oleh Renata.
Jane merupakan orang tua tunggal korban perkosaan pada ia berumur 19 tahun, hidup sederhana dan mencoba mencari peruntungan dengan menjual jasa sebagai seorang akuntan. Madeline merupakan seorang perempuan karir yang cukup sukses dengan suami yang bekerja di bidang IT. Celeste ialah seorang ibu rumah tangga dengan suami seorang bankir.
Adapun dengan Renata ia merupakan isteri seorang pengusaha. Sedangkan Bonnie ialah seorang perempuan yang hidup dengan dunia Teosofi bersama sang suami – yang merupakan mantan suami Madeline – serta menjadi instruktur Yoga.
Alur cerita pada mula tampak membingungkan karena terdapat kilas balik pada saat introgasi beberapa orang saksi oleh polisi. Serta awal adegan yang pada episode pertama yang menunjukkan TKP sebuah kasus yang kemungkinan pembunuhan. Tidak diperlihatkan siapa yang dibunuh namun tampaknya orang yang dikenal atau dekat dengan kelima perempuan tersebut di atas.
Selain itu drama ini juga menggambarkan kehidupan kelas atas, penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, pengkhianatan, intrik, dan asmara serta dunia remaja di negeri barat. Bagi kami drama ini telah berhasil dengan baik memperlihatkan kehidupan para emak-emak yang penuh dengan intrik dan konflik. Setidaknya kita para laki-laki menjadi lebih memahami keadaan psikologis mereka.
Komentar
Posting Komentar