![]() |
| Picture: https://www.bukalapak.com |
Roman ini menarik minat kami karena menyajikan kisah perihal Templar dan rahasia konspirasi dari sudut pandang lain. Tidak hanya soal Holly Grail ataupun Sang Real atau tentang Maria Magdalena beserta keturunan Yesus yang disangka masih hidup dan terus berkembang hingga sekarang. Roman ini berkisah perihal rahasia sebenar nan sangat menebarkan, perihal sebuah Injil yang ditulis langsung oleh Yesus.
Namun sayang, karena roman ini berakhir dengan sebuah pilihan yang kami anggap sangat menohok. Tess Chaykin – seorang arkeolog – memutuskan untuk membenamkan kebenaran karena tiada hendak terjadinya kegoncangan dalam satu agama. Dengan arti kata lain, sebuah kebohongan dipilih untuk mempertahankan sebuah agama yang sebenarnya tak pernah ada.
Selama membaca roman ini kami merasa si pengarang belum dapat melepaskan prasangkaan negatif perihal Islam dan umat Muslim. Dia juga tiada hendak mengakui peradaban muslim yang besar walaupun pada akhirnya tokoh utama dari roman ini menggunakan peta yang dibuat oleh seorang ahli bumi Muslim pada abad pertengahan, Al Idrisi.
.JPG.webp)
Komentar
Posting Komentar