Seorang Perempuan Tua di Van
Watching this movie remembering my self that how hurts it is if you live alone. No one care’s you, love you, waiting you, think about you and many others feelings. I know exactly that feels..
__________________________________
Filem ini berkisah perihal seorang tunawisma yang memiliki tempat tinggal sebuah van. Sudah tua, tidak begitu ramah, dan memiliki trauma masa lalu yang diakibatkan perlakuan nan didapat dan peristiwa yang dilaluinya. Miss Mary Sheperd namanya,[1] dan namanya semakin membuat kami sedih. Namanya [miss] membuktikan kalau ia tiada pernah menikah dan hingga akhir hayatnya ia hidup kesepian.
Hidup mengembara dari satu tempat parkir ke tempat parkir yang lain. Tiada yang peduli bahkan berharap agar jangan sampai terlalu lama ia tinggal di hadapan rumah mereka, itulah nan diharapkan setiap penduduk. Hingga takdir membawanya ke hadapan rumah seorang penulis Inggris, Alan Sheperd. Disinilah cerita sebenarnya bermula.
Lady in The Van sesungguhnya sebuah karangan yang ditulis oleh Alan Sheperd yang kemudian dijadikan filem. Filem ini mengisahkan hubungan Alan dengan Miss Sheperd serta berbagai peristiwa yang mereka lalui selama tinggal berjiran tetangga.
Filem ini kami tonton karena sangat suka dengan suasana Eropa terutama Negeri Inggris. Takdir saja yang belum berpihak kepada kami. Dan kami cukup tercengang melihat Profeso MacGonagall menjadi seorang perempuan lemah, kesepian, dan disiksa trauma masa muda. Kenapa tak digunakannya saja tongkat sihirnya? Serta juga ada Prof Horace Slughorn yang menjadi pensiunan polisi jahat yang memeras Miss Sheperd. Padahal di Harry Potter ia segan betul sama Prof. MacGonagall. Dan ada juga Prof. Olympe Maxime gurunya Si Fleur Delacour, kakak iparnya Ron Weasly.
Demikianlah filem nan kami tonton ini, haus akan filem yang memaparkan suasa kehidupan Inggris dan Eropa. Adakah engku, rangkayo, serta encik sekalian tahu filem nan bagus?
Dan untuk filem ini harap engku, rangkayo, serta encik sekalian bijak menontonnya karena di awal filem kami sudah dapat menduga seperti apa Alan Shepard ini. Hal ini kami lihat dari cara berpakaian dan cara dia berpenampilan. Kata orang bijak ” Jangan lihat siapa orangnya, tapi lihatlah kebaikan pada dirinya..” kami coba untuk mengamalkannya walau masih tetap merasa terganggu.
Selamat menontot engku, rangkayo, serta encik sekalian..
_________________________
Catatan Kaki:
[1] Bukanlah nama sebenarnya, dia menukar namanya setelah trauma karena menyangka telah menabrak seorang pengendara motor.
Komentar
Posting Komentar