Voice-Korea-2018


Filem seri ini merupakan kelanjutan dari musim pertama yang tayang pada tahun 2017 namun dengan mengambil latar cerita berbeda dan dengan beberapa orang tokoh yang berbeda pula. Salah seorang tokoh utama yakni tokoh pria yang memerankan Ketua Kelompok ditukar, ceritanya ia pergi ke Amerika mengantar anaknya berobat. Sedangkan tokoh yang lain diceritakan mati oleh penjahat di episode pertama.
Kali ini cerita yang diangkat mengenai pembunuhan berantai yang dirancang oleh sosok tersembunyi. Ia melancarkan tindak kejahatannya dengan memanfaatkan beberapa orang yang dijadikannya kaki tangan. Orang-orang ini berasal dari latar belakang kehidupan berbeda, baik itu pekerjaan, lingkungan, dan status sosial.

Rangkaian kejahatan berkisar pada seorang mantan polisi yang pernah menjadi korban dari si penjahat. Salah seorang rekannya dibunuh dan ia yang disangkakan sebagai pembunuhnya sehingga berakibat ia dinon aktifkan dalam tugas kepolisian. Namun Kang Kwon Joo justeru memilih ia sebagai Ketua Kelompok yang baru.
Pemunuhan berantai ini memiliki ciri khas yakni para pemunuh akan mengambil salah satu bagian tubuh korbannya untuk diberikan kepada pemimpin mereka – yang merupakan perencana – dan disimpan dalam lemari es. Pada episode akhir diketahui bahwa bagian-bagian tubuh itu dijual ke beberapa kolektor di Negeri Gingseng dan Negeri Matahari Terbit.
Pada musim kedua ini, cerita yang dikembangkan berlainan dengan pada musim pertama. Lawan kali ini lebih kejam, cerdik, licik, dan mengerikan dari pada musim pertama. Serta satu lagi yang paling kami sukai, pelakon utama lelaki jauh lebih baik atau kalau boleh kami kata lebih natural dalam memerankan perannya.
Akhir dari cerita pada musim kedua ini kami anggap menggantung dan tampaknya sengaja dibuat demikian guna menghubungkannya dengan musim berikutnya.
___________________________________________
Drama: Voice 2
Gendre: Thirler & Kriminal
Produksi: Studio Dragon
Penulis: Ma Ji Won
Sutradara: Lee Seung Yong
Distributor: OCN
Tayang: 11 Agustus s/d 16 September 2018

Komentar