Filem pertamanya berjudul Bersama Para Dewa: Dua Dunia yang kami tonton setengah hati. Dari poster filemnya kami sudah merasa malas, dua orang dengan jas panjang ala zaman kini, yang satu memegang tombak, kemudian ada satu orang yang memakai seragam pemadam kebakaran serta seorang perempuan muda imut berdiri di belakang sana. Masa kini banyak saja filem yang mempercampurkan produk dua peradaban supaya terlihat keren. Demikianlah kiranya fikiran kami.
Namun tidak demikian agaknya, setelah ditonton rupanya filem ini memiliki jalan cerita yang menarik, mengajarkan banyak hal. Kasih sayang, perjuangan, persahabatan, kesetiaan, nafsu dunia, dan sudut pandang lain nan perlu digunakan dalam melihat suatu persoalan. Kono kabarnya, filem pertama itu sangat berjaya di negeri asalnya, Korea.
Kini telah muncul kelanjutannya, masih berkisah perihal tiga orang Penjaga[1] yang bertugas mencabut nyawa dan membimbing mereka di Alam Roh[2] beserta klien mereka Kim Su Hong yang merupakan roh yang dikawal. Bagi tuan nan telah menonoton filem pertama pasti tahu, karena Kim Su Hong adalah adik dari Kim Ja Hong yang merupakan roh yang dikawal oleh ketiga Penjaga sebelumnya.
Berlainan dengan filem pertama yang kisahnya lebih terpaku kepada roh yang dikawal, filem kedua ini mengisahkan asal muasal dari ketiga Penjaga (Gang rim, Haewonmak, & Lee Deok Choon) melalui penuturan dari Dewa Rumah bernama Seongju yang rupanya dahulu merupakan Pengawal mereka di akhirat. Dipadukan dengan curaian dari Gang rim (Ha Jung Woo) kepada Kim Su Hong atas masa lalunya. Gang rim merupakan satu-satunya Pengawal yang tidak dihapus ingatannya, dengan tujuan sebagai siksaan karena Gang rim merupakan orang yang memiliki dosa paling berat diantara mereka bertiga.
Pada seri kedua inilah tampak terang siapa sesungguhnya ketiga Penjaga ini, seperti apa hubungan mereka bertiga, dan bagaimana mereka bisa berakhir menjadi Penjaga yang menghabiskan waktu seribu tahun di akhirat sebagai hukuman. Pada akhir filem kita dibuat terkejut dengan kenyataan, siapa Raja Yeomra sesungguhnya. Atau tepatnya siapa yang menjabat Raja Yeomra dalam kurun waktu seribu tahun terakhir. Sebagai Dewa Kematian, Yeomra merupakan sosok yang penuh tanda tanya bagi kami.
Silahkan tuan tonton, tak sabar kami menanti seri berikutnya.
____________________________________
Catatan Kaki:
[1] Dalam banyak tulisan kami dapati ketiganya dijuluki dengan Malaikat Maut. Kami lebih memilih “Penjaga” sesuai dengan terjemahan pada filem yang kami dapat karena mereka bertugas tidak hanya mencabut nyawa namun juga mengawal, membimbing, dan menjadi pembela (penasehat hukum) bagi arwah yang mereka kawal tatkala menghadapi berbagai pengadilan akhirat.
[2] Kami tidak tahu apakah Alam Roh disini sama dengan Alam Akhirat. Walau bagaimanapun filem ini didasarkan kepada Mitologi dari Negeri Gingseng mengenai kepercayaan religi mereka.
[2] Kami tidak tahu apakah Alam Roh disini sama dengan Alam Akhirat. Walau bagaimanapun filem ini didasarkan kepada Mitologi dari Negeri Gingseng mengenai kepercayaan religi mereka.
Komentar
Posting Komentar