Judul: Jhon Wick Chapter 3 Parabellum
Sutradara: Chad Stahelski
Pelakon: Keanu Reeves, Laurence Fishburne, Halle Berry, Ian McShane,
Rumah Produksi: Thunder Road Pictures, 87Eleven Production
Peluncuran: 19 Mei 2019
Durasi: 131 Menit
Sutradara: Chad Stahelski
Pelakon: Keanu Reeves, Laurence Fishburne, Halle Berry, Ian McShane,
Rumah Produksi: Thunder Road Pictures, 87Eleven Production
Peluncuran: 19 Mei 2019
Durasi: 131 Menit
________________________________________
Sebelumnya kami telah ramai mendengar filem Jhon Wick yang ketiga mendapat banyak pujian. Berjudul Jhon Wick Bab 3 Bersiap untuk Berperang, demikian artinya kalau tak salah. Untuk membuktikannya maka kami terpaksalah menonton filem tersebut.
Melanjutkan kisah pada filem sebelumnya, Jhon Wick berada dalam pelarian, memanfaatkan waktunya yang hanya satu jam. Begitu dentang jam berbunyi maka ramailah para pembunuh bayaran yang memburunya, hadiah untuk kematiannya ialah 14 juta dolar. Kami sendiri ingin tahu apa gerangan rencana Jhon Wick dalam usahanya menyelamatkan diri dari buruan organisasi yang bernama "The Table". Sungguh kami merasa lucu dengan nama organisasi tersebut namun kami yakin pastilah ada pesan khusus yang belum kami dapatkan.
Singkat kata filem ini mengisahkan perburuan Jhon Wick, usahanya menyelamatkan diri, potongan kisah masa lalunya bersama orang yang dahulu pernah dikenalnya, keinginan bertahan hidup, persaudaraan, dan setia kawan. Setidaknya pada bagian awal kita tahu kalau Jhon Wick bukanlah orang Amerika, ia rupanya dilahirkan di Belarusia dan memiliki nama asli Jardani Jovonovich.
O ya, kami teringat tentang beberapa media yang menyoroti kehadiran dua orang pelakon laga dari republik ini yang ikut bermain. Mereka berdua ialah Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Semula kami sangka mereka berdua tak memiliki dialog dalam filem ini sebab semenjak awal kemunculan mereka lebih banyak diam. Rupanya sebelum pertarungan dimulai di bagian akhir filem, mereka mengucapkan beberapa dialog dalam Bahasa Melayu.
Yang menarik minat kami semenjak filem pertama ialah betapa sebuah kejahatanpun dapat memiliki organisasi yang rapi, dipatuhi, dan ditakuti. Cakupan organisasi inipun luas, memiliki seperangkat aturan, mesin birokrasi tersendiri, dan cara berkomunikasi tersendiri pula. Apakah hal tersebut diambil dari kisah nyata atau sekadar khayalan belaka?
Silahkan menonton filem ini tuan, semoga menikmati..
Komentar
Posting Komentar