Party of Five, payah kami mencari terjemahannya, maklumlah tuan, Bahasa Inggris amatlah buruk sangat. Pernah menyimak salah satu percakapan pada filem “Third party concern” yang diterjemahkan menjadi Pihak ketiga nan peduli. Mungkinkah arti dari Party of Five itu ialah lima pihak? entahlah.
Party of Five ialah judul salah satu drama tipi Amerika yang pernah ditayangkan pada salah satu stasiun tivi swasta di republik ini. Bagi nan menghabiskan masa kanak-kanaknya di tahun 1990-an tentulah pernah menonton drama tivi ini. Mengisahkan lima orang anak yatim piatu, si sulung nan berumur 24 tahun, nomor dua nan berumur 16 tahun, nomor tiga seorang gadis berumur 15 tahun, nomor empat nan berumur 11 tahun, dan si bungsu nan berumur 1 tahun.
Kami sangat menggemari filem ini dahulunya, perjuangan kakak-beradik untuk dapat hidup bersama dimana aturan di negara mereka apabila seorang anak di bawah umur kehilangan orang tua mereka maka maka mereka akan diasuh oleh negara. Arti kata mereka akan diletakkan di panti asuhan, tercerai berai.
Permasalahan yang mereka hadapi beragam, watak dan tabi’at mereka nan belum matang sebab mereka masih berusia muda. Permasalahan dengan kawan, kekasih, penghasilan keluarga, dan lain sebagainya. Satu nan tak kami sukai ialah kehidupan bebas di negara barat itu. Hubungan kekasih diumbar pada filem ini sehingga tak baik untuk masyarakat di negeri kita. Dan tengoklah kini, serupa apa negeri kita itu.
Nan membuat kami kagum ialah para pemeran nan memerankan tokoh lebih muda dari usia mereka. Charlie si sulung nan berumur 24 tahun, diperankan oleh Matthew Chandler Fox nan tatkala seri pertama ini dibuat berumur 28 tahun. Bailey anak nomor dua berumur 16 tahun diperankan oleh Scott Wolf yang berumur 26 tahun. Julia anak nomor tiga yang berumur 15 tahun diperankan oleh Neve Campbell yang berumur 21 tahun. Anak keempat Claudia berumur 11 tahun diperankan oleh Lacey Chabert yang berumur 12 tahun. Sedangkan adik bungsu mereka diperankan oleh beberapa bayi. Nan paling mantap ialah Scott Wolf yang memerankan tokoh 10 tahun lebih muda dari usianya. Sungguh awet wajahnya itu..
Kini telah lebih dua puluh tahun berlalu, tatkala melihat mereka kini kami sedih karena dihempaskan pada kenyataan, ternyata kami ini sudah beranjak tua.
Komentar
Posting Komentar