Sebuah filem yang sebenarnya tak begitu memancing minat kami namun memancing rasa ingin tahu kami. Semua ini bermula setelah menonton filem Perang Tiada Akhir, kami penasaran dengan kelanjutannya. Dari sekian banyak karangan nan berandai-andai, terdapatlah salah satu bocoran bahwa Pahlawan Super nan lain akan muncul di filem terakhir, Kapten Marvel namanya. Terus terang kami tak berminat tatkala mendengar nama tokoh Pahlawan Supernya “Kenapa justeru memakai nama perusahaan nan membuat komik itu?”
Namun karena memiliki kaitan dengan seri-seri filem dari Sang Pembalas maka kami tonton jua. Apalagi dikatakan bahwa ia merupakan Pahlawan Super nan terkuat.
Filem ini mengisahkan tentang seorang prajurit perempuan Bangsa Kree[1] yang bernama Vers. Ia merupakan yang terkuat diantara kawan-kawannya, namun satu kekuragnannya yakni tak dapat mengingat masa lalu. Atas pancingan dari Bangsa Skrull[2] yang menyerang Torfa, maka Penguasa Bangsa Kree mengirim sekelompok prajutr terpilih yang dipimpin oleh Yon Rogg untuk menyelamatkan sang mata-mata. Vers merupakan anggota baru dalam kelompok prajurit pilihan ini.
Vers akhirnya tertangkap dan Skrull berusaha memasuki ingatan Vers guna mencari tahu sebuah rahasia penting yang menyangkut nasib bangsa mereka. Karena itulah Vers akhirnya melihat kenangan masa lalu dirinya yang justeru membuat ia semakin bingung.
Dalam kenangan itu ia dipanggil dengan nama Carol, tinggal di sebuah planet dan lingkungan nan sama sekali asing. Namun sebelum usaha tersebut benar-benar berhasil akhirnya ia tersadar dan meloloskan diri setelah menghajar beberapa orang Skrul.
Kapal terbang milik Skrull rupanya sedang mengapung di dekat planet nan bernama C-53, sebuah planet yang dikenal sebagai planet terbelakang. Di planet inilah kemudian kisah Vers atau bernama asli Carol dimulai. Sebuah planet yang rupanya merupakan planet kelahirannya.
Pada filem inilah terungkap perihal nama Mar-Vel yang merupakan nama seorang ilmuwan di Angkatan Udara Amerika yang sekaligus kawan karib dari Vers atau Carol. Dan rupanya Mar-Vel ialah seorang Bangsa Kree yang memutuskan untuk hijrah karena tidak sefaham dengan kebijakan politik planet asalnya. Ia mengembangkan sebuah penemuan terhebat yang diharapkannya dapat menyudahi perang. Namun bagi beberapa orang justeru dianggap sebagai senjata mematikan.
Mar-Vel meninggal dalam pelarian yang ketika itu dibantu oleh Carol. Hasil temuannya tersebut diwasiatkan untuk dihancurkan karena musuh yang ingin merampasnya terlalu kuat. Dan layaknya kisah pahlawan super lainnya, kalau tidak terjerembab ke dalam suatu cairan kimia, tak sengaja tertular suatu zat berbahaya dari suatu penelitian rahasia, atau tak sengaja terkena radiasi, hingga kemudian sel-sel tubuhnya berubah dan membuat ia memiliki kemampuan lebih dari manusia pada umumnya.
Pada filem ini kita diajarkan untuk tidak menilai orang terlalu cepat, karena jalan cerita mengajarkan kita bahwa orang nan pada awalnya disangka baik justeru ialah penjahat sebenarnya. Dan sebaliknya, orang nan disangka penjahat justeru merupakan orang nan teraniaya.
Dan agaknya benar, Carol merupakan nan terhebat. Sekuat Hulk, dapat terbang seperti Manusia Super, kedua tangannya dapat mengeluarkan sinar elektro magnetik yang mengahcurkan, dia juga dapat bernafas di luar angkasa, serta terbang melebihi kecepatan cahaya. Kami yakin masih banyak lagi namun setidaknya itulah yang ketahui dari filem ini.
Filem ini juga menjawab pertanyaan kami pada Perang Tiada Akhir, dimana Nick Fury menghilang setelah menekan sebuah alat yang mirip Penyeranta[4]. Rupanya penyeranta tersebut telah dimodifikasi oleh Carol dan kemudian dijadikan sebagai alat komunikasi antara dirinya dengan Nick Fury. Karena mendapat panggilan tersebutlah hingga Carol kembali ke bumi.
_________________________________
Catatan Kaki:
[1] Terus terang kami bingung apakah Kree nama sebuah bangsa, peradaban, atau planet. Ibu kotanya bernama Hala, diperintah oleh sebuah kekuatan yang bernama “Kecerdasan Tertingi”
[2] Sejenis makhluk penghuni planet yang telah hancur karena menolak tunduk pada Bangsa Kree. Skrull memiliki kemampuan untuk meniru wujud makhluk lainnya.
[3]Torfu ialah nama planet yang dijadikan sebagai tempat pemancing dan menyergap prajurit Bangsa Kree yang ditugaskan membebaskan seorang mata-mata yang ditangkap oleh Skrull.
[4]Pager, sebuah alat komunikasi yang populer pada tahun 1990an. Dimana alat ini hanya dapat mengirim pesan teks dengan karakter terbatas.
[2] Sejenis makhluk penghuni planet yang telah hancur karena menolak tunduk pada Bangsa Kree. Skrull memiliki kemampuan untuk meniru wujud makhluk lainnya.
[3]Torfu ialah nama planet yang dijadikan sebagai tempat pemancing dan menyergap prajurit Bangsa Kree yang ditugaskan membebaskan seorang mata-mata yang ditangkap oleh Skrull.
[4]Pager, sebuah alat komunikasi yang populer pada tahun 1990an. Dimana alat ini hanya dapat mengirim pesan teks dengan karakter terbatas.
Komentar
Posting Komentar