Telah lama kami tak menonton filem kartun, sudah tak lagi meminati kartun kami ini. Terutama semenjak filem animasi yang memukau kami dimasa remaja dahulu. Entah kenapa hingga tak minat, namun nan pasti kartun nan kami tonton semasa kanak-kanak dahulu berbeda, demikian pula nan kami tonton saat remaja, dan berlainan pula dengan nan kami tonton saat dewasa. Entah bertambah bagus atau sebaliknya, kami tiada faham betul.
Namun, beberapa hari nan silam kami menonton sebuah filem kartun yang semula enggan kami tonton. Rupanya bagus, bukan kartunnya namun jalan ceritanya nan membuat kami bertahan menonton filem tersebut. Namun kata beberapa orang, filem kartun nan kami tonton tersebut ialah filem kartun terbaik karena menggambarkan dengan rinci.
Filem ini mengisahkan manusia laba-laba dan dunia paralel. Ceritanya lima orang Manusia Laba-laba berkumpul di dunia tempat kita berada sekarang karena ulah dari Si Kingpin yang menginginkan anak-bininya hidup kembali. Kingpin membuat sebuah mesin di bawah tanah yang berguna untuk menyatukan berbagai alam yang berasal dari dimensi yang berlainan.
Percobaan terakhirnya digagalkan oleh Manusia Laba-laba namun sayang, Kingpin berhasil membunuh Peter Parker. Namun rupanya percobaan-percobaanya terdahulu meninggalkan bekas, seperti ditariknya beberapa orang Manusia Laba-laba ke dunia kita oleh mesin Kingpin tersebut. Sebut saja Perempuan Laba-laba, Manusia Laba-laba Kelam, Laba-laba Babi, dan Laba-laba D.R, dan tentu saja Peter. B. Parker yang benar-benar mirip dengan Peter Parker. Sedangkan di dunia kita ini Peter Parker yang telah wafat digantikan oleh Miles Morales yang juga digigit oleh laba-laba radio aktif dari alam lain.
Banyak nan memuji filem ini, namun kami merasakan sebaliknya. Jadi kami fikir-fikir dahulu untuk melanjutkan tulisan ini. Sebab orang-orang di republik ini yang gemar berteriak “keberagaman!!” sesungguhnya tak tahu cara hidup dalam keberagaman serta belum menjalankan hidup yang beragam itu.
Dari pada ada nan tak suka, lebih baik tak dilanjutkan. Silahkan menonton filem ini..
Komentar
Posting Komentar