Lagi-lagi kami bersua dengan sebuah filem yang pada awalnya tak hendak kami tonton. Namun entah kekuatan apa nan membuat kami menjadi penasaran terus menerus dengan jalan ceritanya. Diproduksi oleh rumah produksi yang menurut kami tak begitu terkenal, dan hanya dibintangi satu pelakon terkenal dari Negeri Inggris yang memerankan orang Amerika.
Cerita filem nan kami tonton mengambil tempat di Bandar Los Angles yang terkenal sebagai pusat perfileman di Amerika. Mengisahkan seorang lelaki yang entah apa kerjanya yang tergila-gila kepada seorang perempuan jirannya yang tinggal di bawah apartemennya. Baru sekali bersua, sekali bercakap-cakap, dan bergaul bergitu rapat akhirnya mereka berpisah. Si perempuan menghilang tak tentu rimbanya. Berselang beberapa hari kemudian diketahui kabar rupanya si gadis meninggal bersama seorang jutawan.
Rupanya rasa penasaran amat menguasai hatinya, ditambah rasa suka yang sukar dikendalikan. Selain itu, ia juga penyuka teori konspirasi dan menemukan pesan terselubung dalam beberapa produk budaya populer. Dalam pencariannya, ia bersua dengan seorang pembuat komik yang selama ini digemarinya. Dari si pembuat komik akhirnya Sam (demikian namanya) berkenalan dengan lambang-lambang Hobo.
Yang menarik minat kami ialah pertemuan Sam dengan Sang Penulis Lagu, yang merupakan orang yang melahirkan berbagai macam jenis lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi terkenal, namun jati dirinya dirahasiakan. Berikut perkataannya:
Semua yang kau dambakan, semua yang sangat ingin kau miliki, itu semua hasil fabrikasi (buatan). Karya seni, karya sastra, kebudayaan semua itu cuma refleksi dari ambisi orang lain. Ambisi yang takkan pernah kami fahami.
(01.34)
(01.34)
Walau kecewa dengan akhir dari filem ini dimana tidak semua pertanyaan dalam filem ini dijawab, setidaknya kami puas karena bertambah sumber baru dalam memahami teori konspirasi. Dari filem ini pulalah kami berkenalan dengan Hobo, julukan bagi para gelandangan namun terorganisir di Amerika.
Filem ini memiliki banyak adegan buka-bukaan, jadi berhati-hatilah tuan dalam menontontnnya.
Komentar
Posting Komentar