Khasiat Daun Alpokat

 

Picture: https://www.tokopedia.com

Darah tinggi merupakan salah satu jenis penyakit yang datang diam-diam dan diketahui apabila sudah melakukan pengkuran tekanan darah. Demikianlah kira-kira yang kami baca pada salah satu tulisan di ranah maya.

Demikianlah, tanpa terkira sebelumnya pada suatu hari Senin kami para kuli disuruh melakukan pemeriksaan tekanan darah. Orang-orang dari Jawatan Kesehatan telah sedia menanti di aula kantor. Dengan malas-malasan, kami beserta beberapa orang kawan-kawan pergi ke aula.

"Tekanan darah engku tinggi.." seru encik entah rangkayo yang memeriksa lengan kami.

Pantaslah, sudah seminggu ini kepala kami terasa berat, sebelah hidung tersumbat, dan bawaan letih selalu. Terkadang badan ini mendingin rasanya, serta beberapa kali bersin tiada henti.

"Banyak minum ketimun engku.." seru kawan kami "Itulah, terlalu banyak makan daging dan telur.." imbuhnya.

Namun persediaan ketimun di rumah sedang tidak ada dan benar kami memang pemakan telur dan daging, berdarah panas pula. Lengkap sudah untuk disebut sebagai Karnivora.

Keesokan harinya bunda membuatkan kami rebusan air daun pokat "Kata orang cepat turunnya.." demikian kata bunda.

Benar, keesokan harinya badan kami telah terasa agak ringan. Sakit kepala sudah berkurang dan kecepatan salemo[1] kamipun ikut berkurang. Badan terasa agak bugar dan lebih kuat dari kemarin.

Setelah kami cari tahu, rupanya benar adanya. Daun alpokat merupakan salah satu obat bagi darah tinggi. Rupanya tidak hanya bagi darah tinggi, bagi penderita maag, diare, penyakit gula, asma, ginjal, serta nyeri punggung,  daun inipun dapat jadi obat.

_________________________

Catatan kaki:

[1] Ingus, berasal dari kata selesma.

 

________________________

Silahkan baca juga:

  1. https://www.jawapos.com/kesehatan/health-issues/08/05/2019/rahasia-daun-alpukat-untuk-atasi-7-masalah-kesehatan/
  2. https://www.bebeja.com/daun-alpukat-obat-darah-tinggi/
  3. https://www.alodokter.com/makanan-penakluk-tekanan-darah-tinggi
  4. https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/hipertensi-tekanan-darah-tinggi/gejala-darah-tinggi/

Dicopas dari: Catatan St. Nagari 

Komentar